Setelah sekian lama menunggu akhirnya kamis kemarin Kartu hasil studi (KHS) akhirnya keluar juga dari BAAK. Alhamdulillah Indeks Prestasi (IP) saya 2,86, tapi IP saya urutan 3 paling rendah dalam angkatan saya. Karena rata-rata IP teman-teman saya di atas 3,00 bahkan ada seorang kawan yang IP nya 3,90an.

Yach inilah hasil dari perjuangan saya pada semester VI lalu, Insya Allah nilai-nilainya 100% halal, kaga pake nyontek. Hehe. Yach apa mo dikata lagi pada semester lalu saya kurang maksimal dalam belajar. Tapi yang saya herankan rata-rata teman-teman yang IPnya diatas 3,00 dalam penguasaan bahan kuliah yang diajarkan pada Semester kemarin kurang lebih sama seperti saya. Hanya beberapa orang teman saja yang penguasaa bahannya bagus. Yach mungkin saja pada mid dan Final test usaha “menyontek” mereka berjalan dengan lancar. Hehe.

Untung saja kedua orang tua saya tidak terlalu memaksakan anaknya ini harus mendapat IP yang bagus. Percuma Ip tinggi kalau didapat dengan cara yang tidak benar (menyontek), itu sama saja membohongi diri sendiri dan orang lain, nasehat Ortu saya. Dosa hukumnya. Toh walaupun guru atau dosen kamu ga tau, tapi Allah kan maha tau, dan segala sesuatu yang kamu perbuat selalu di catat oleh kedua malaikatnya. Dalam belajar atau kuliah itu jangan nilainya yang dicari, tapi pengalaman dan kejujuran dalam proses perkuliahannya lah yang harus diutamakan. Karena dalam bekrja nanti nilai yang didapatkan dalam kuliah ini tak akan di pake oleh orang lain. Tambah pak Wisnu Seorang Dosen saya diPSP sejarah dalam suatu MK yang diajarkannya.

Empty pride tegas pak Ewa dalam MK Antropologi semester yang lalu. Hasil yang di dapatkan dengan cara yang tak benar akan menghasilkan kebanggaan kosong alias semu. Lain jika sesuatu itu di dapatkan dengan usaha sendiri dan dengan cara yang benar walaupun hasilnya tak maksimal. Itulah yang dinamakan kebanggaan yang sesungguhnya, toh kesalahan yang kita lakuakan diwaktu (yang tak maksimal bisa dimaksimalkan) lalu bisa diperbaiki sekarang ataupun esok hari, kalo ga keburu mati. Hehe.

Hanya keledai saja lah yang akan terperosok pada lubang yang sama untuk kedua kalinya.Dan hanya manusia yang sesat dan bodoh sajalah yang akan melakuakan perbuatan tak benar untuk kesekian kalinya.